Catatan

Tentang Dodon

0

???????????????????????????????Dodon merupakan anak berusia sekitar tujuh tahun yang saat ini duduk pada bangku kelas satu MI Riyadlul Huda Singajaya. Anak ini merupakan pengunjung terajin. “Hampir setiap hari Dodon selalu berkunjung ke saung Taman Baca aiueo Komunitas Ngejah” begitu pengakuan Wina Mulyati petugas harian yang bertugas menemani dan melayani para pengunjung Taman Baca aiueo. “Cuma saya agak aneh melihat kemauan dan kemampuan yang Dodon miliki. Jika saya bimbing ia membaca, anak ini seperti ogah-ogahan” imbuh Wina saat saya ajak ngobrol tentang perkembangan Taman Baca aiueo.

Pernyataan Wina membuat saya menjadi penasaran. Minggu, 8 September 2013, saya sengaja menggantikan tugas Wina untuk menjaga dan melayani para pengunjung. Kurang lebi sekitar pukul 10.00 WIB, Dodon tampak berlari diikuti Aya dan Adit yang tiada lain merupakan keponakannya. Berlari menuju saung baca. Tanpa sungkan setelah salam, ketiganya langsung mengambil buku cerita anak. Saya mencoba menyapa ketiganya “Maraca buku naon?” “Buku cerita Pak” dengan serempak Aya dan Adit menjawab. Sementara Dodon ia tidak ngomong apa-apa. Ia terlihat asik dan sibuk, mencoretkan pensilnya di atas kertas. Setelah saya dekati, ternyata Dodon sedang meniru gambar yang ada pada salah satu buku yang ia buka. Saya perhatikan terus prilakunya hingga gambarnya selesai. Ternyata Dodon berhasil menyelesaikan gambarnya, dengan kualitas yang cukup baik. “Hmmmm mungkin Dodon ini akan menjadi pelukis” saya bergumam sendiri.

Penulis

Nero Taopik Abdillah (Prseiden Komunitas Ngejah)

rublik

Mading Taman Baca aiueo Komunitas Ngejah

Previous article

Menyongsong PJP III Komunitas Ngejah

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Catatan